Kata JILBABER melekat erat pada diriku,
karena aku memang berjilbab lebar dan berharap semua muslimah indonesia sadar akan kaidahnya untuk berjilbab dengan benar dan menghargai dirinya sendiri sebagai ciptaanNya yang berharga.
Senin, 14 Desember 2009
JILBABER LEBAR
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
mba cantik banget, mau nanya ya mba kain nya panjang banget apa ndak 'kesrimpet' tuh jalannya? .met kenal ya.
BalasHapusIndri, Bekasi
Mba Indri, Seperti ditulis:
BalasHapusHai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
Buatku Jilbab panjang dan lebar tidak menyulitkan kok, malah merasa nyaman dan adem.
Soal kain panjang itu selera mba, maksudnya aku dah dari dulu mmg suka gaun panjang berekor yang meyapu lantai, tp ya aku cuman pakai dalam komplek rumah aja.
Salam kenal juga ya
Fitri, Bekasi
قاله ابن مسعود وعبيدة وقتادة والحسن
BalasHapusالبصري وسعيد بن جبير وإبراهيم النخعي
وعطاء الخراساني وغير واحد وهو بمنزلة
الإزاراليوم --- قال الجوهري الجلباب
الملحفة ) تفسير ابن كثير\ج 3\ ص 520-519)
Artinya Ibn Mas’ud , ubadah, hasan Al-
Bashri, Sa’id Ibn Jabir, Ibrahim An-
Nakho’I, Atho’ Al-Khurasan dan selain
mereka menyatakan bahwa jilbab adalah
pakaian yang seperti pakaian luar yang
luas seperti hari ini (pada masanya Ibn
Mas’ud dkk yaitu semacam pakaian
terusan–pent). Al-Jawahir menyatakan
bahwa jilbab adalah milfahah (baju luar
yang panjang menyapu sampai ketanah
seperti gamis –pent) (Tafsir Ibn
Katsier jilid 3\hal. 519-520).